Prof. Jimly Asshiddiqie: Sistem Common Law dan Civil Law saling Bersinergi


Webinar-Series-1-FHUPNVJ

Dalam pergaulan dunia, tradisi hukum common law dan civil law saling bersinergi dalam membangun sistem hukum di dunia. Tidak ada satu negara di dunia yang mempraktikkan satu sistem hukum secara murni, tetapi terbuka untuk mempraktikkan tradisi hukum lainnya. Oleh karena itu, sudah saatnya Indonesia tidak hanya berpijak pada tradisi hukum civil law saja, tetapi juga harus terbuka terhadap tradisi hukum common law, termasuk penerapannya di dalam dunia pendidikan juga harus terbuka terhadap tradisi hukum common law.

Hal itu disampaikan Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H. saat menjadi pembicara webinar Fakultas Hukum UPN Veteran Jakarta, Selasa (02/06/2020).

“Dalam praktik belajar mengajar tradisi hukum civil law dapat dilakukan dengan mempelajari peraturan perundang-undangan, sedangkan tradisi hukum common law dapat dilakukan dengan mempelajari putusan hakim,”

Di tengah-tengah segmen tanya jawab, Prof. Jimly juga mengusulkan agar memasukkan mata kuliah Hukum Tata Negara Darurat dalam kurikulum Fakultas Hukum UPN Veteran Jakarta sebagai respon terhadap penanganan masa darurat pandemi Covid-19

Sementara itu, Prof. Dr. H. Benny Riyanto, S.H., M.Hum., C.N. memuji tema kegiatan webinar Fakultas Hukum UPN Veteran Jakarta.

“Biasanya perguruan tinggi di tengah masa pandemik Covid-19 menyelenggarakan kegiatan webinar dengan tema-tema yang berhubungan dengan Covid-19, tetapi Fakultas Hukum UPN Veteran Jakarta melaksanakan kegiatan webinar yang tidak melupakan tugas dan tanggung jawabanya terkait menata kurikulum fakultas.”

Prof. Benny juga memberi masukan agar nanti pimpinan fakultas, pimpinan universitas, mahasiswa, alumni, stakeholder terkait dan pengguna jasa (user) duduk bersama dalam menyusun dan membahas kurikulum.

Webinar Fakultas Hukum UPN Veteran Jakarta memilih tema “Kajian Kurikulum: Kompetensi dan Peluang Kerja Sarjana Hukum Memasuki Era Milenial”. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen, rektorat, alumni, stakeholder, pengguna (user), mahasiswa, dan undangan lainnya dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

“Tema ini dipilih agar nanti dalam penyusunan kurikulum, Fakultas Hukum UPN Veteran Jakarta dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi hukum secara teoritis dan praktis, berpikir kritis, tanggap dan siap menghadapi tantangan zamannya di era milenial,” ujar Dekan Fakultas Hukum Dr. Abdul Halim, M.Ag.CM.